Anda New Cat’s Lover? Terapkan 5 Persiapan ini Saat Anda Adopsi Kucing Baru

Semua pasti sepakat jika saya mengatakan kalau kucing merupakan salah satu hewan terlucu di dunia. Sayangnya, memelihara dan merawat kucing itu tidak sesepele kelihatannya. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui persiapan saat ingin adopsi kucing agar dia tumbuh dengan baik. Berikut 4 diantaranya yang bisa Anda coba pertimbangkan untuk diterapkan.

Adopsi Kucing

1. Mempertimbangkan ‘Rumah’

Rumah di sini memiliki dua arti, yaitu rumah untuk kucing dan kondisi rumah Anda sendiri. Anda perlu membuat kandang khusus karena kucing memerlukan spot khusus untuk dirinya. Selain itu, kucing juga suka menggaruk. Jadi, dengan memberinya kandang, garukan di sofa atau perabot lainnya bisa dihindari.

Rumah berikutnya yang dimaksud adalah kondisi keluarga Anda. Apakah orang rumah setuju? Apakah balita Anda tidak memiliki riwayat alergi terhadap bulu kucing? Anda perlu mempertimbangkan hal ini agar mengadopsi kucing bisa membawa keceriaan di dalam rumah, bukan sebaliknya, membuat orang rumah flu dan sakit.

2. Mempelajari Semua Tentang Kucing

Persiapan adopsi kucing baru kali ini bisa Anda lakukan dengan cara bertanya pada tetangga, kerabat, atau teman yang sukses mengadopsi kucing. Internet juga cukup relevan untuk dijadikan sumber referensi. Sangat dianjurkan untuk Anda bergabung dengan grup atau milis yang concern dengan semua hal berbau kucing.

Anda juga harus tahu bahwa kucing merupakan hewan karnivora obligat. Jadi, susu sapai yang biasa Anda minum tidak cocok untuk diberikan padanya. Anda bisa memberinya susu bayi manusis atau khusus kucing yang bisa dibeli di Pet Shop. Terutama jika kucing yang Anda adopsi tidak berinduk dan masih kecil.

3. Tentukan Jenis Favorit

Tentukan jenis kucing yang Anda favoritkan. Sebagai permulaan, Anda bisa mencoba mengadopsi kucing liar untuk dijadikan kucing rumahan. Kucing liar biasanya lebih sensitif jika didekati manusia. Cara mengawali interaksi dapat dilakukan dengan memberinya makanan. Lakukan hal ini tiap hari sampai ia mendekat sendiri saat Anda datang.

Nah, jika dirasa sudah cukup jinak, Anda bisa membawanya pulang ke rumah. Ini juga menunjukkan bahwa Anda sudah terbiasa dan cocok untuk memelihara kucing. Selanjutnya, Anda bisa mencoba untuk mengadopsi kucing favorit lainnya, seperti Kucing Persia yang cantik, Angora yang berbulu lebat, si imut lucu Munchkin, atau jenis lainnya.

Kemudian, saat ingin mengadopsi kucing baru, usahakan untuk membedakan jenis kelaminnya dari kucing pertama yang Anda adopsi. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir perkelahian antara kucing. Meski sebenarnya, kucing beda jenis pun kerap berkelahi.

4. Sabar dan Telaten

Apa jadinya jika Anda tipe orang yang tidak sabaran dan cepat marah? Kena gigit atau cakar sedikit saja bisa langsung marah dan memutuskan untuk tidak lagi memelihara kucing. Hal ini tentu bisa dihindari jika Anda sudah terbiasa bergaul dengan anak kecil seperti anak balita Anda atau keponakan yang tinggal serumah.

Selain itu, lincahnya kucing peliharaan Anda dengan menggigit atau mencakar saat Anda mengajaknya bermain, bukan berarti dia tidak menyukai Anda. Justru sebaliknya, dia merasa senang dan bersemangat bermain dengan Anda. Gigitan dan cakaran mereka juga hanya main-main, tidak seserius saat mereka merasa terancam dengan kehadiran kucing lainnya.

Oleh karena itu, Anda perlu sabar menghadapi luka lecet kecil saat bermain dengan mereka. Jika Anda menyikapinya secara positif, maka adopsi kucing bisa menjadi kebahagiaan tersendiri karena membawa keceriaan bagi seluruh penghuni rumah.

Related Posts

Anda New Cat’s Lover? Terapkan 5 Persiapan ini Saat Anda Adopsi Kucing Baru
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Untuk mendapatkan Artikel terbaru, masukkan alamat Email Anda di sini